October 17, 2021
Petunjuk Lewat Mimpi

Petunjuk Allah Lewat Mimpi (Part 2)

Read Time:5 Minute, 35 Second
Petunjuk Allah Lewat Mimpi

Badai hidup tengah melandaku saat ini. Aku tidak punya uang untuk melanjutkan sekolahku dan aku juga bertengkar hebat dengan Papa dan ibu tiri. Sampai akhirnya Papa mengusir aku dari rumah.

Tetapi, Allah memberiku petunjuk lewat mimpi. Mimpi yang telah mengubah seluruh hidupku. Tidak sampai disitu saja, Allah juga memberikan pertolongan dengan melakukan mukjizat-Nya, bukan hanya sekali, tapi berulang kali

Baca terus kisahku ya. Aku, Olivia, anak broken home yang merasa bahagia karena telah menemukan Penyelamat dan Sahabat Sejati

Akhir Dari Keraguanku

Allah itu Maha Baik. Dia tidak hanya memberiku keluarga baru untuk mengenal Isa Al-Masih lebih dalam, tapi Allah juga memberiku seorang kakak pembimbing, yang menolongku memahami kebenaran-kebenaran dalam kitab suci.

Awal perkenalanku dengan kakak pembimbingku terjadi ketika aku nonton video di Youtube mengenai kesaksian seseorang yang mendapatkan mimpi tentang Isa Almasih, kisahnya mirip seperti yang kualami. Dan di akhir video tersebut, muncul nomor telepon yang bisa dihubungi. Aku berinisiatif menghubungi nomor telepon itu. Dari situlah aku berkenalan dengan Kak Dian. Kepada Kak Dian aku menceritakan mimpiku dan masalah dalam keluargaku. Sejak itu kami sering ngobrol dan semakin hari semakin dekat. Kak Dian selalu berdoa dan menguatkanku dengan Firman Tuhan yang dibagikannya.

Melalui kak Dian aku jadi menyadari satu hal. Kenapa ya? di keyakinanku sebelumnya, kami hanya diajar untuk membaca satu kitab saja, yaitu Al-Quran? Padahal selama ini ada kitab-kitab sebelum Al-Quran yang seharusnya aku baca juga. Kitab-kitab tersebut tercatat dan diakui keberadaannya di Al-Quran. Dan di kitab-kitab terdahulu itu ada petunjuk dan kebenaran bagaimana manusia berdosa dapat mendapatkan pengampunan dan kehidupan kekal di akhirat.

Selain itu masih banyak lagi yang Kak Dian ajarkan. Kak Dian banyak membantuku menemukan kebenaran-kebenaran dalam kitab suci. Banyak pertanyaan yang selama ini ku simpan dalam hatiku terjawab. Sehingga aku pun semakin mantap dengan keputusanku menjadi pengikut Isa Al-Masih. Dan sekarang aku semakin rajin membaca Kitab Injil dan semakin rindu untuk lebih mengenal Isa Al-Masih.

Salib Yang Menarik Hati

Jika aku flashback ke masa lalu, sebenarnya sejak aku SD, aku sudah tertarik dengan lambang salib. Dulu waktu kecil, aku pernah punya mainan rubik yang bisa diubah ke dalam berbagai bentuk. Aku cukup sering memainkannya bersama dengan teman-temanku. Entah mengapa, aku suka membuat lambang salib dari rubik itu. Padahal lambang itu dianggap tabu dan haram oleh agamaku.

Teman-temanku yang saat itu bermain denganku terkadang bertanya kepadaku “kok kamu buatnya lambang (salib) itu sih? itu kan punya orang Kristen.”. Aku cuma diam. Aku juga tidak tahu mengapa aku suka membuat lambang itu.

Aku juga ingat, saat SD mamaku pernah dengan tidak sengaja membelikan aku kaset lagu untuk anak-anak yang isinya adalah lagu-lagu yang bertema Kristen. Menurutku, lagunya sangat enak untuk didengar dan aku sering mengulang kaset itu hampir setiap hari.

Jawaban Allah Atas Masalahku

Hari ini adalah hari yang membuatku cemas. Sepertinya aku tidak mungkin bisa untuk mengikuti UAS, karena aku sudah menunggak pembayaran SPP selama 2 bulan. Aku juga sudah membuat CV dan lamaran kerja. Rencananya hari senin aku akan antar lamaran kerja ke sebuah perusahaan yang direkomendasi temanku. Katanya di perusahaan itu sedang ada lowongan pekerjaan.

Sekalipun aku sudah pasrah dan menerima kondisiku, tapi dalam hati sebenarnya aku sangat sedih karna aku masih memiliki keinginan untuk melanjutkan sekolah. Dan malam itu, sambil menangis aku menaikkan doaku meminta pertolongan Isa Al-Masih. Aku curahkan semua isi hati dan keinginanku kepadaNya. Dadaku terasa sesak karena airmata dan kesedihan yang kurasakan.

Keesokan harinya aku bangun tidur dengan mata sembab. Rasanya begitu berat untuk menjalani hari. Aku merasa putus asa dan tidak ada pertolongan buatku.

Namun tiba-tiba Kak Dian meneleponku dan menanyakan kabarku. Dengan terus terang, aku menceritakan semua pergumulanku. Ka Dian mendengarkan semua ceritaku. Lalu dia menyuruhku datang ke rumahnya. Setelah makan siang, tiba-tiba kak Dian memberikan aku sejumlah uang yang jumlahnya cukup untuk membayar uang sekolahku.

Jujur, aku tidak menyangka Allah akan menjawab doaku dengan cara seperti ini. Aku sangat terharu dan sangat bahagia sampai tidak bisa berkata apa-apa. Kak Dian hanya berpesan “Ini uang dari Isa Al-Masih buat kamu” Hatiku sangat bersyukur sambal mengucapkan  “Terima kasih Isa Al-Masih, terima kasih Isa-Almasih” berulangkali di dalam hati.

Akhirnya, CV yang sudah ku print tidak jadi kukirim. Kini CV itu kusimpan sebagai kenang-kenangan untuk mengingat bagaimana Agung dan hebatNya Isa-Almasih menjawab doa dan menolongku.

Isa Kembali Menolongku

Tapi masalahku belum selesai. Aku masih belum memiliki tempat tinggal. Sementara ini aku masih tinggal di asrama, tetapi aku tidak bisa lama-lama di sana. Karna hal ini, aku sempat ragu, apakah Isa Al-Masih mau menolongku? Aku juga kuatir, bagaimana pembayaran uang sekolahku untuk bulan-bulan berikutnya? Dan bagaimana dengan biaya-biaya lain yang kubutuhkan? Walaupun berbagai ketakutan berkecamuk dipikiranku, aku tetap berdoa kepada Isa “Ya Allah, tolonglah aku. Berikanlah pertolonganMu. Dalam nama Isa Al-masih aku berdoa, amin!”

Sekali lagi, aku melihat bagaimana Isa menolongku dengan cara yang tidak pernah aku pikirkan sebelumnya. Tak lama setelah aku selesai UAS, Kak Dian menghubungiku. Kak Dian memberi kabar bahwa sekarang aku tidak perlu kuatir untuk biaya sekolahku, Ada temannya Kak Dian yang bersedia membayar seluruh keperluan sekolahku sampai aku lulus.

Aku menangis sambil bersyukur “Ya Allah, terima kasih untuk berkatMu. Aku bisa melanjutkan sekolahku sampai selesai” tetapi pertolonganNya tidak berhenti sampai situ. Keajaiban-keajaibanNya terus terjadi.

Pada suatu hari aku dikenalkan oleh teman asramaku kepada sepasang suami istri. Aku memanggilnya Om Toni dan Tante Tini. Temanku ini beribadah di tempat yang sama dengan mereka. Dan tanpa sengaja temanku ini menceritakan kisah hidupku kepada Om Toni dan Tante Tini.

Tanpa diduga, Om dan Tante ini merasa iba dan berkata bahwa mereka akan menyewakan rumah kontrakan untukku sampai aku lulus. Mereka berharap setelah aku lulus, aku sudah bisa mandiri. Ya Tuhan… aku senang sekali! Allah telah mengirimkan orang-orang yang tidak aku kenal untuk menolongku. Aku yakin Allah yang menggerakkan hati mereka. Sejak saat itu, aku dapat menyelesaikan sekolahku dengan tenang di rumah kontrakan baruku.

Kehidupanku Sekarang

Saat ini, ketika aku menceritakan kisahku ini pada kalian, aku sudah lulus SMA dengan nilai yang baik. Bahkan tak lama setelah kelulusan, aku diterima bekerja di sebuah perusahaan. Walaupun gajinya belum besar, tapi aku bersyukur aku dapat menyelesaikan sekolahku dan sekarang sudah punya penghasilan sendiri

Rencananya tahun ini aku akan menabung dan melanjutkan kuliah tahun depan, sambil bekerja. Tapi semua rencanaku aku serahkan ke dalam tangan Tuhan, karna Dia sudah sangat baik padaku.

Tuhan sudah menyatakan pertolongan yang luar biasa dalam hidupku, dan aku yakin hidupku ada di tanganNya sehingga aku tidak kuatir dengan masa depanku. Aku yakin Allah sudah menyediakan masa depan yang sangat indah buat ku. Semua ini aku alami, bermula ketika aku mendapat mimpi bertemu dengan Penyelamat dan Sahabatku yang sejati, Isa Al-Masih.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Petunjuk Lewat Mimpi Previous post Petunjuk Allah Lewat Mimpi
Pacar Suamiku Next post Pacar-pacar Suamiku