selingkuh

Foto Mamaku yang setengah telanjang tersebar di Facebook! Kini seluruh keluarga tahu aib yang selama ini ditutup-tutupi, MAMAKU SELINGKUH! Selingkuhan Mama yang menyebar foto-foto memalukan itu. Betapa marah dan malunya kami sebagai anak-anaknya.

Usiaku saat kejadian itu belum genap 17 tahun. Masa SMA yang seharusnya menjadi masa terindah bagi seorang remaja, berubah menjadi masa-masa penuh penderitaan. Rasanya seperti hidup di neraka. Sejak Mamaku ketahuan berselingkuh, papa jatuh dalam jurang depresi yang dalam. Papaku yang harusnya menjadi sosok pelindung yang paling kuat, kini hancur berkeping-keping. Masa depanku terasa gelap, keluargaku berantakan, aku menanggung rasa malu, bagaimana aku bisa bertahan dalam keluarga yang hancur seperti ini?

Aku Olivia, anak kedua dari empat bersaudara, lahir di keluarga yang berantakan dan terpuruk. Aku anak broken home dan tanpa harapan, sampai Isa Al-Masih datang dan memberiku harapan yang baru. Inilah pengalamanku.

Selingkuh, Dimulai Dari Chat

Awal mula Mama ketahuan selingkuh dari sikap Mama berubah, tidak seperti biasanya. Mama yang tadinya gaptek dengan gadget, sekarang sibuk terus dengan HP-nya. Bahkan, Mama sering lupa menyiapkan bekal sekolah dan semakin jarang memasak untuk kami. Setiap waktu yang dilakukan hanya menatap layar HP, sambil tersenyum-senyum dan mengetik pesan.

“Ma, jangan main HP mulu dong.” tegur kami. “Iyaa, bawel ah kalian”, begitu selalu jawaban Mama. Mama seperti hidup dalam dunianya yang baru dan melupakan kami, anak-anaknya.

Semakin hari, kami merasa ada jarak yang terbentuk di antara kami. Mama semakin jauh dan menjaga jarak dari kami. Bahkan saat kami mengeluh lapar dan ingin makan, Mama seringkali malah marah. “ADUH! Kalian masaklah apa yang ada di dapur itu!”, jawab Mamaku dengan ketus.

Kebiasaan Mama semakin tidak terkendali. Mama tidak lagi memperhatikan kami, tidak juga memperhatikan kondisi rumah. Semua terbengkalai. Kalau Mama ingat, ia meletakkan uang di meja sehingga kakakku bisa belanja ke pasar. Tetapi, kalau tidak ada uang, kami hanya bisa makan mie instan dan telur saja. Mama semakin tenggelam dengan HP-nya.

Mama Ketahuan Selingkuh

Pada suatu hari, seorang pria datang ke rumah. Kata Mama, pria itu adalah tukang yang akan memperbaiki AC di kamarku. Entah kenapa muncul perasaan aneh dalam diriku, seperti ada yang mencurigakan dari tukang AC ini. Tapi karena aku tidak tahu apa yang aneh, aku akhirnya mengabaikan perasaan itu.

Tapi perasaan anehku itu ternyata beralasan. Tanteku tidak sengaja melihat si tukang AC itu sedang mencium sambil tangannya menggerayangi tubuh Mama. Gila! Mereka berbuat mesum di kamarku! muncul dalam perasaanku, mama selingkuh.

Hampir aku tidak percaya, kalau bukan tanteku yang melihat sendiri. Aku tidak terima. Aku tanya mama soal ini, tapi mama tidak mengaku. Aku jadi makin penasaran dan bertanya-tanya. Kenapa mamaku sekarang? Dia bukan mamaku yang dulu. Rasa benci dan curiga mulai tumbuh di dalam diriku.

Sejak kejadian itu, Mama mulai sering pergi dan pulang malam. Ada saja alasannya untuk pergi. Suatu kali Mama pernah tidak pulang ke rumah. “Pa, Mama mana ya? Udah mau tengah malam kok belum pulang ya?”, tanya adikku ke Papa. “Oh iya, Papa lupa kasih tahu ke kalian, tadi Mama bilang malam ini dia menginap di rumah temannya.”, jawab Papa. Jujur, perasaanku tidak enak saat itu karena aku mengetahui gerak-gerik Mama yang selingkuh. Dalam hati aku berkata “Ada yang gak beres nih kayaknya”. Adikku pun ternyata memiliki pikiran yang sama. Tapi kami tidak bisa berbuat apa-apa.

Foto Syur Mama Tersebar oleh Selingkuhannya

Suatu ketika adiku pulang dari sekolah sembari menangis. “Ka, masa tadi aku diejek sama teman-teman. Mereka bilang Mama tukang selingkuh, dan foto telanjang Mama udah kesebar di internet”, kata adikku sambil menangis. Aku kaget setengah mati. Aku tetap berusaha menenangkan adikku, walaupun  sebenarnya aku sangat shock. Aku bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi.

Ternyata benar! Di Facebook tersebar beberapa foto mama yang hanya mengenakan (maaf) BH dan handuk saja. Benar-benar memalukan! Aku dan kakakku melabrak mama. Semua kata-kata kasar keluar dari mulut kami. Sudah habis kesabaran kami. Mama sudah benar-benar membuat malu keluarga. Mama membela diri dengan berkata bahwa itu adalah foto editan. Kami jelas-jelas tidak percaya, bagaimana mungkin editan! Itu jelas-jelas foto asli. Tapi Mama tetap saja tidak mengaku, malah berbalik memarahi kami.

Tapi, sepandai-pandainya dia menutupi bangkai, tetap saja akhirnya tercium juga. Kebenaran itu akhirnya terungkap ketika mama meminjam HP-ku. Terdorong rasa penasaran dan curiga, ketika HP itu kembali ke tanganku, aku segera membuka history HP itu.

Akhirnya aku tahu ke mana foto-foto syur itu dikirim mama. Mama mengirim foto-fotonya kepada pria yang pernah mengaku-aku sebagai tukang AC itu. Dan sekarang, pria itu memeras Mamaku. Ia mengancam akan menyebarkan foto-foto syur Mama dan membongkar hubungan gelap mereka jika Mama tidak memberikan uang sesuai permintaannya. Dengan segala cara aku mencoba menutup akun mama. Awalnya berhasil. Semua foto-foto aib mama berhasil kuhapus. Tapi pria ini membuat akun baru dan terus mengupload foto-foto mama di situ.

Singkat cerita, akhirnya seluruh keluarga kami tahu masalah ini. Mama tidak bisa mengelak lagi. Akhirnya di depan seluruh keluarga, Mama mengakui semua yang sudah dia, ia selingkuh dan perbuat lain. Ia berjanji tidak akan mengulanginya. Tetapi, kami sudah terlanjur benci pada mama. Beban psikologis yang dialami adikku sangatlah berat. Teman-teman Mama di sekolah adikku sudah tahu masalah ini dan terus bergosip tentang Mamaku. Mereka selalu menghujani adikku dengan berbagai perkataan yang menyakitkan sehingga adikku sangat terpukul.

Selingkuh Lagi

selingkuh

Beberapa bulan setelah kejadian memalukan itu, di tengah malam, kamarku digedor-gedor. “Liv, bangun bangun! Tuh Mama lu dipenjarain papa lu sama selingkuhannya!” Mendengar hal itu, aku bagaikan disambar petir. “Biar kapok Mamamu itu” kata tanteku dengan tersenyum. Segera aku pergi ke kantor polisi dengan tangis bercampur emosi dan marah di dalam dadaku.

Begitu melihat mama, aku menangis sejadi-jadinya. ”Mama jahat … Mama jahat!!” hanya itu yang bisa kukatakan. Mama hanya meminta maaf. Sambil menangis, Mama berkata bahwa ia sudah tidak bisa lagi bersama Papa.

Malam itu juga, aku bertemu dengan selingkuhan Mama di sel. Entah selingkuhan yang ke berapa, aku pun tidak tahu. Jijik sekali melihat laki-laki itu. Hatiku hancur menghadapi kenyataan lagi-lagi Mama selingkuh.   

Setelah pembicaraan panjang, Mama dan selingkuhannya dibebaskan. Keluarga dari kedua belah pihak datang dan bermusyawarah. Entah apa kesepakatan mereka, tetapi malam itu Mama dibebaskan.

Di kantor polsek itu akhirnya aku tahu, sebenarnya Papa sudah lama curiga pada Mama. Malam itu, Papa memergoki Mama sedang berbuat mesum di kontrakan yang disewa Mama tanpa sepengetahuan Papaku. Ternyata, setelah kejadian foto-foto syur itu, mamaku sama sekali tidak pernah bertobat. Dia masih terus berselingkuh dengan alasan kesepian dan kurang kasih sayang karena Papa sibuk bekerja.

Alasan ini membuat kebencianku semakin menjadi-jadi. Seharusnya sebagai istri dia mengerti alasan Papa bekerja keras sampai larut malam. Bahkan, Papa harus bekerja sampingan sebagai ojek online untuk mendapatkan uang tambahan.

Setelah kejadian itu, Papa mengalami depresi berat. Papa sakit dan tidak bekerja berhari-hari karena memikirkan kejadian itu. Kami berusaha untuk menghibur dan membangkitkan kembali semangat Papa. Namun ternyata garis hidup memiliki jalannya sendiri …

Aku tidak ingin keluargaku hancur seperti ini karena Mama selingkuh. Masih banyak keluarga lain yang juga mengalami hal yang sama denganku. Aku ingin mereka mengalami Isa Al-Masih yang mengobati luka batinku. Jika ada diantara kalian yang mempunyai kisah yang sama, bisa tuliskan bebanmu dengan klik di sini.

Melalui tulisan ini, aku ingin mengatakan kepada mereka terutama anak muda yang mengalami keluarga yang hancur, kalian tidak sendiri! ada pribadi yang benar-benar peduli dengan yang kalian alami. Itulah yang kualami saat aku berbagi masalahku dan aku dibimbing dan ditunjukkan jalan yang benar kepada Isa. Aku berdoa untuk kalian menemukan kedamaian dalam Isa Al-masih.

Cerita selanjutnya,

Istri Baru Papa Datang, Hidupku Semakin Porak Poranda…

0 0 vote
Article Rating