Allah yang benar

Tidak ada yang luar biasa dalam hidup saya selama ini. Saya menjalani kehidupan yang normal, bahkan terkesan sangat biasa saja. Saya melewati masa sekolah dengan baik, saya memiliki teman-teman sebaya, bahkan dalam menjalankan ibadah yang keluarga kami yakini selama ini pun biasa saja seperti orang lain. Tidak ada yang spesial.  

Namun, hidup yang biasa itu seketika mulai berubah ketika seseorang menceritakan kepada saya satu sosok yang memikat hati saya. Sosok itu terlihat luar biasa, Ia bukan hanya mampu  melakukan banyak keajaiban dengan tangannya sendiri, tetapi juga memiliki sifat yang mampu menyentuh hati saya. Cerita-cerita yang saya dengarkan saat itu, membuat saya melihatnya berbeda dengan sosok nabi-nabi yang saya tahu. Cerita tentang sosok ini membuat saya mulai merasakan kerinduan mengenal Allah yang benar. Kerinduan yang selama ini tidak pernah hadir dalam hati saya.

Inilah cerita saya.

Awal perkenalanku dengan sosok-Nya

Saat itu saya masih berusia 17 tahun. Saya cukup dekat dengan Om saya dan kami sering ngobrol tentang banyak hal. Saat kami ngobrol berdua, Om saya sering bercerita tentang seorang tokoh yang juga saya kenal dalam agama saya sebagai salah satu nabi Allah, yaitu Isa Al-Masih. Namun kali ini cerita tentang Isa Al-Masih berbeda dengan cerita-cerita yang pernah saya dengar sebelumnya.  Cerita kali ini penuh dengan kebaikan-kebaikan yang Isa Al-Masih lakukan dan tanpa saya sadari cerita ini menyentuh hati saya. Sosoknya yang baik, lembut dan penyayang terus terngiang dipikiran saya.

Suatu hari, Om mengajak saya ke sebuah ibadah. Saya pun setuju, karna saya pikir tidak ada salahnya dan saya juga tertarik untuk mendengar lebih banyak tentang sosok Isa Al-Masih dan kisah-kisah keajaiban lain yang dilakukannya. Selama mengikuti ibadah itu, banyak hal yang tidak saya mengerti, semua terlihat berbeda dengan budaya yang saya miliki, namun entah mengapa hati saya merasa damai dan tenang. Perasaan ini belum pernah saya rasakan sebelumnya. Saya merasa senang dapat mengikuti ibadah itu. Sosok Isa Al-Masih terasa sangat dekat dengan saya.

Jawaban Dari Keraguanku

Setelah kejadian itu, saya kembali menjalani hidup saya yang biasa, tidak ada yang berbeda. Namun saya merasakan sesuatu dalam hati saya. Saya merasa hidup saya menjadi lebih baik, saya merasa menjadi orang yang berbeda dan merasakan kedamaian hati yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Hal ini menjadi pertanyaan dalam pikiran dan hati saya. Saya memang menyukai bahkan mengagumi kisah-kisah tentang Isa Al-Masih, namun ada banyak pertanyaan dan keraguan tentang Isa Al-Masih. Benarkah Ia seperti yang Om saya ceritakan atau Isa Al-Masih hanyalah sosok nabi biasa seperti nabi-nabi lainnya.

8 tahun berlalu. Saya kemudian bertemu dengan seorang teman yang mengajarkan saya tentang Isa Al-Masih dan mendalami kitab suci. Saya mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang timbul dalam hati/benak saya selama ini tentang Isa Al-Masih. Kami banyak diskusi ayat-ayat tentang Isa Al-Masih di kitab suci, baik Taurat, Injil, dan Quran. Kesimpulan yang paling membekas dalam pikiran saya melalui diskusi kami adalah Isa Al-Masih bukan hanya sekedar nabi. Isa Al-Masih adalah pelindung dan penyelamat. Teman saya juga banyak bercerita tentang sosok Isa Al-Masih dan kebaikan-kebaikannya yang nyata dialami dalam kehidupannya.

Teman saya ini tidak pernah memaksa saya mengikuti keyakinannya namun mendorong saya untuk mencari tahu dan sungguh-sungguh mencari Allah yang benar. Katanya, “kamu harus mengenal Allah yang benar. Kalau kamu mengangkat tanganmu dan berdoa kepada Allah yang benar, doamu akan dijawab”. Kalimat ini terus terngiang dalam hati saya yang terdalam. Saya rindu ingin mengenal “Allah yang benar”.

Saya teringat kejadian 8 tahun yang lalu, saat saya ikut dengan Om saya ke sebuah ibadah. Saya teringat kembali kedamaian dan perasaan tenang yang saya rasakan saat itu. Ingatan akan perasaan itu membuat hati saya galau dan bingung, perasaan itu bercampur aduk di hati saya. Di satu sisi saya merasa damai, tapi di sisi lain tetap ada keraguan di hati saya.  

Saya bertekad untuk lebih serius lagi mencari tahu dan belajar tentang Isa Al-Masih dan meminta petunjuk Allah di dalam doa,

Allah Memberikan Pembimbing

Namun pertemuan dengan teman saya ini tidak berjalan dengan lancar. Kesibukannya membuat kami susah untuk bertemu. Tetapi keinginan hati yang kuat untuk mencari tahu dan belajar tentang Isa Al-Masih membuat saya mencari-cari informasi dari internet. Saat saya mencari-cari dari internet, saya menemukan sebuah website yang memperkenalkan saya dengan seseorang yang bersedia bertemu dan mengajarkan saya tentang Isa Al-Masih.

Saya sangat bersyukur kepada Allah, pertemuan dengan orang ini membuat saya semakin mengenal sosok Isa Al-Masih dan yakin bahwa Isa Al-Masih-lah jalan lurus kepada Allah yang benar. Sejak saat itu, saya merasa lebih dekat dengan Allah, dan saya merasakan Allah menjawab dan mengabulkan doa-doa saya. Saya sering mendapatkan hidayah untuk mengatasi masalah-masalah yang saya alami. (lihat 2 cerita saya sebelumnya, Biaya Nikah Tidak Ada, Pernikahanku Hampir Berantakan & Masalah Keuangan Meneror Rumah Tangga Baruku)

Sekarang saya merasa memiliki kedamaian bathin yang sejati karena saya telah mengenal Allah yang benar. Saya memiliki harapan yang baru, baik di dunia ini maupun di akhirat nanti. Dan saat ini saya menjalani hidup dengan lebih pasti karena tahu sekarang Allah bersama dengan saya.

0 0 vote
Article Rating